Main Article Content

Maria Acynta Christy

Abstract

This study examines the importance of a digital mindset in responding to the challenges of digital transformation in resolving civil cases through E-Court. This study uses normative legal research methods. The results show that law enforcement officers must have digital knowledge, skills, and attitudes to answer the challenges of digital transformation in law enforcement, especially in handling civil cases through E-court. In contrast, the Supreme Court, as the State Judiciary Institution of the Republic of Indonesia, and the Organization of Advocates, as a Professional Organization authorized by law to carry out law enforcement functions, must have a structure, process, climate, or culture that supports digital transformation, as well as the perception that digital technology is a pillar of the organization's strategy. Organizational leaders need to have the characteristics of a digital mindset: have a high curiosity about digital technology, are up-to-date with new technologies, can utilize and use digital technology in every activity, and are willing to accept the challenges presented by digital technology

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Christy, M. A. (2023). Digital Mindset In Civil Case Settlement Through Electronic Court (E-Court) In The Era Of Digital Transformation. LEGAL BRIEF, 12(4), 382–390. https://doi.org/10.35335/legal.v12i4.845
References
Abdullah, M., AltinG, H., Anshar, & Alauddin, R. (2023). Aspek Hukum Pembatalan Hibah Tanah oleh Pengadilan Agama. Amanna Gappa, 31(1), 2549–9785.
Ade Ariyani B. Rayu, Farida Patittingi, S. S. N. (2020). Perlindungan Hukum Ahli Waris Lainnya Dalam Pembuatan Jual Beli Antara Orang Tua Dan Anak. 28(2), 64–76.
Adriansa, M. Z., Dewi, I. G. S., & Priyono, E. A. A. (2022). Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dibuat Dibawah Tangan. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 16(2), 130–148.
Aisyah, N. A. (2022). Keberadaan Hukum Adat Dalam Pembagian Warisan Pada Masyarakat Adat Batak Toba Sumatera Utara. 11(2022), 1–23.
Aliyatin Dwi, I. (2019). Kajian Yuridis Akibat Hukum Perjanjian Hibah Wasiat Yang Melebihi Legitiem Portie. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–19. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_
Amirullah, Lomba Sultan, S. (2019). Eksistensi Hibah diperhitungkan Sebagai Warisan Telaah Pasal 211 Kompilasi Hukum Islam. 44(12), 2–8.
Andrizal, A., & Daeng, M. Y. (2023). Penyelesaian Sengketa Kewarisan Anak Angkat Yang Memiliki Keterangan Indentitas Sebagai Anak Kandung. Jurnal Ilmu Hukum, 12(1), 63. https://doi.org/10.30652/jih.v12i1.8541
Ayudiatri, S., & Cahyono, A. B. (2022). Legalitas Hibah Oleh Warga Asing Atas Objek Tanah Di Indonesia?: Studi Kasus Putusan Pengadilan. SiGn Jurnal Hukum, 4(1), 31.
Edwin Marganda Tua Siahaan, A. P. N. (2022). Pembagian Harta Warisan Untuk Anak Perempuan Tunggal Dalam Adat Batak Toba. 11, 43–51.
Fitra Deni, D. F. (2023). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Tindak Pidana. Jurnal Hukum Kenotariatan, 5(1), 39–60.
Harahap, A. S., & Arafa, F. A. (2022). Korupsi , Hibah Dan Hadiah Dalam Perspektif Hukum Islam ( Studi Analisis Majelis Ulama Indonesia Medan ). 9(2), 1–13.
Hartono, W. (2022). Kepastian Hukum Jual Beli Tanah dengan Kepemilikan Berdasarkan Perjanjian Nominee. Jurnal Ilmu Hukum AMANNA GAPPA, 21(1), 74–83.
Jannah, A. R., Abdullah, Z., & Anggraeni, R. (2019). Pandangan Hukum Islam Tentang Hibah, Wasiat dan Hibah Wasiat Kajian Putusan Nomor 0214/PDT.G/2017/PA.PBR. Jurnal Legal Reasoning, 1(2), 81–105. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/asy-syariah/article/view/12755
Mustamam, M. (2020). Analisis Yuridis Tentang Pencabutan Hibah Orang Tua Kepada Anak Kandungnya Dalam Perspektif Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Putusan Nomor 1934/Pdt.G/2013/ PA.Mdn). Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi Dan Informasi Hukum Dan Masyarakat, 20(1), 36–44. https://doi.org/10.30743/jhk.v20i1.3258
Perdana Putra, H., Ochtorina Susanti, D., & Indra Tektona, R. (2022). Keabsahan Akta Hibah yang Dibuat oleh Ppat Bagi Anak Angkat Tanpa Persetujuan Salah Satu Ahli Waris. Jurnal Rechtens, 11(1), 35–52. https://doi.org/10.56013/rechtens.v11i1.1177
Putri, R. S., & Ruslie, A. S. (2023). Penarikan Kembali Harta Hibah sebagai Harta Waris Menurut KHI dan KUH Perdata. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 3(2), 1394–1406.
Rusydi, I. (2017). Hibah Dan Hubungannya Dengan Kewarisan Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 4(2), 212. https://doi.org/10.25157/jigj.v4i2.324
Sabir, M., & Mutmainnah, I. (2020). Korupsi, Hibah dan Hadiah dalam Persfektif Hukum Islam (Klarifikasi dan Pencegahan Korupsi). Al Hurriyah?: Jurnal Hukum Islam, 5(2), 114. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v5i2.2690
Sri Murbowati. (2023). Penyelesaian Sengketa Waris Akibat Kelalaian Penerima Hibah (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Ri Nomor: 240 K/Ag/2020). Jurnal Akta Notaris, 1(2), 58–70. https://doi.org/10.56444/aktanotaris.v1i2.397
Sukiati, S. (2018). the Practice of Hibah As a Substitute Heir Among the Javanese Family. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 42(1), 59. https://doi.org/10.30821/miqot.v42i1.552
Suyitno, et al. (2019). Kajian yuridis hibah hak atas tanah. Jurnal Reformasi Hukum?: Cogito Ergo Sum, 2, 48–51.
Yustiana, Y. (2020). Eksekusi Hak Tanggungan terhadap Kredit Macet Bank. Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum, 23(1), 77–97. https://doi.org/10.56087/aijih.v23i1.38