Main Article Content

Wawan Fransisco
Fuchry Yahya
Fauzi Syam

Abstract

Legal development is not something that stands alone, but is integrated with development directions in other fields that require harmonization. Even though the direction of legal development is based on the outlines of ideas in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, it requires alignment with the level of development of society that is envisioned to be created in the future.. This research was carried out using a normative juridical method which was carried out through a literature study which examined secondary data, namely statutory regulations, research results, scientific journals, study results and references. From the research results, it can be seen what the direction of legal development is and creating strong national resilience. There are still various legal loopholes, especially regarding laws and regulations that regulate territorial issues and state sovereignty. For this reason, law enforcement is a process that must be carried out in accordance with applicable laws and regulations without forgetting our conscience as humans. Law enforcement must be carried out in good faith to build a society with a legal culture.policies

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fransisco, W., Yahya, F., & Syam, F. (2023). Legal Development in Strengthening National Resilience Based on the Indonesian Constitution. LEGAL BRIEF, 12(4), 434–442. https://doi.org/10.35335/legal.v12i4.875
References
Akbar, P. (2010). Hubungan Lembaga Kepresidenan dan Dewan Perwakilan Rakyat dan Veto Presiden. Total Media & P3IH FH UMJ.
Amartya Sen. (2000). Development as Freedom. Anchor Books.
Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM. (2017). Dokumen Pembangunan Hukum Nasional Berdasarkan Hasil Analisis dan Evaluasi Hukum tahun 2016-2017. Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, 34.
Darusman, Y. M., & Wiyono, B. (2019). Teori Dan Sejarah Perkembangan Hukum (Issue 1). http://eprints.unpam.ac.id/8562/2/MHK0013_TEORI DAN SEJARAH PERKEMBANGAN HUKUM.pdf
Departemen Pertahanan Republik Indonesia. (2008). Buku Putih Pertahanan Indonesia.
GBHN. (1998). Ketahanan Nasional.
Hamengku Buwono, S. (2007). Merajut Kembali Keindonesiaan. Gramedia Pustaka Utama.
Hamzami, ahmad irwan. (2022). Urgensi Percepatan Pembangunan Hukum Nasional (N. Khasana (ed.); 1st ed.).
Kusumatmadja, M. (1986). Pembangunan Hukum Dalam Kerangka Pembangunan Nasional. Binacipta.
Mahfud, M. (2010). Perdebatan hukum Tata Negara, Pasca Amandemen Konstitusi. Rajawali Pers.
Nasution, T. (2022). Pendidikan Pancasila. July, 1–23.
Noya, E. V., & Walakutty, A. (2022). Hukum Berparadigma Cita Hukum Indonesia Demi Tercapainya Keadilan. 2(2), 69–80.
Pusat Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional Badan Pembinaan Hukum. (2012). Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional 2015-2019.
Pusdatin. (2021). Fungsi Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa. BPIP Indonesia, 24. https://sipejar.um.ac.id/pluginfile.php/1127577/mod_resource/content/2/Pertemuan 5_Pancasila sebagai Pandangan Hidup dan sebagai dasar negara Revisi.pdf#:~:text=•-,Pancasila sebagai pandangan hidup berarti nilai-nilai Pancasila melekat dalam,norma dalam b
Rahardjo, S. (2009). Penegakan Hukum Progresif. Genta Publishing.
Rahardjo, S. (2010). Penegakan Hukum Progresif. Kompas.
Rahim, M. I. F. (2022). Jaksa Dr. Ibnu Catatan 3 Tahun Menuntut (Kahar Muzakir (ed.)). Humanities Jenius.
Rizky, R. (2008). Refleksi Dinamika Hukum (Rangkaian Pemikiran dalam Dekade Terakhir. Perum Percetakan Negara Indonesia.
Rosidin, U. (2021). AGAMA DAN IDEOLOGI NEGARA SEBAGAI PEDOMAN MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM. Jurnal Majelis Media Aspirasi Konstitusi, 2(2), 163.
Saparini, N. N. dan H. (2009). Kesenjangan Ekonomi Sosial dan Kemiskinan”, Ekonomi Konstitusi: Haluan Baru Kebangkitan Ekonomi Indonesia. Soegeng Sarjadi Syndicate.
Soerjono Soekanto dan Sri Mahmudji. (2003). Penelitian Hukum Normatif, Suatu Tinjauan Singkat. Raja Grafindo Persada.
Sulaiman, R. B. (2023). Indonesia Criminal Law Review RESTORATIVE JUSTICE?: IMPLEMENTASI KEBIJAKAN. 2(1).
Sulastri, L. (2022). Analisis Kewenangan Penyidikan Dalam Pelanggaran Wilayah Udara Indonesia ( Tinjauan Peran Penyidik PNS dari Kementerian Perhubungan dan TNI AU ). 16(2), 267–286.
Suradinata, E. (2011). Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi Dalam Kerangka Keutuhan NKRI. Suara Bebas.
Umiyati, H., Supardin, & Hamsir. (2022). Masa Depan dan Etika Profesi Penegak Hukum di Tengah Abad Milineal. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(8), 2460–2475. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/notarius/article/view/29162
UNCLOS. (1985). Undang-undang Nomor 17 tahun 1985 tentang Pengesahan UNCLOS 1982.
Undang-umdang Penerbangan. (2009). Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Usman, W. (2003). Daya Tahan Bangsa. Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia.
Utrecht, E. (1960). Pengantar Hukum Administrasi Negara Indonesia. FH PM UNPAD.
Wahidin, D., & Armaidy, A. (2018). Ketahanan nasional dan bela negara. Wira, 1–62. https://www.kemhan.go.id/wp-content/uploads/2018/11/wiraedisikhusus1.pdf
Yuniar, R., & Setra, G. P. Y. (2020). Mind-Mapping Nilai Penting dan Pengaruh Stakeholders dalam Pengelolaan Degradasi Pembangunan Daerah Perbatasan Jayapura Guna Meningkatkan Ketahanan Nasional. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 41(National Defense), 47–60.