Main Article Content

Hermawan Yulianto

Abstract

Dirty Vote is a documentary film that will appear ahead of the 2024 General Election. The aim of this study is to understand the descriptive nature of the documentary film Dirty Vote in depth using the concept of Roland Barthes' Semiotics with three aspects, namely denotation, connotation and myth. The data source for this study is watching the documentary film Dirty Vote which was uploaded directly from the YouTube Center for Indonesian Law and Policy Studies. The method used is a qualitative content analysis study which emphasizes discourse analysis. The results of this study found that the documentary film Dirty Vote has relevance to Roland Barthes' concept of semiotics, where in the documentary film Dirty Vote there are explicit words, words, signs or symbols, and implied images and hopes for something that has not happened from several words, signs or symbols and images

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yulianto, H. (2024). The Film Dirty Vote from Roland Barthes’ Perspective. LEGAL BRIEF, 13(3), 670–680. https://doi.org/10.35335/legal.v13i3.1010
References
Ahmad, J. (2018). Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis). Jurnal Analisis Isi, 5(9), 1–20.
Angela, M., & Winduwati, S. (2019). Representasi Kemiskinan dalam Film Korea Selatan (Analisis Semiotika Model Saussure pada Film Parasite). Koneksi, 3(2), 478–484. https://doi.org/10.24912/kn.v3i2.6480
Arasid, M. I., Djuyandi, Y., & Sumadinata, R. W. (2022). Strategi Komunikasi Politik Untuk Memperoleh Dukungan Pemuda Dalam Pilkada Kota Serang: Studi Pada Pasangan Calon Syafrudin-Subadri. Jurnal Sosial Politik, 8(1), 62–77. https://doi.org/10.22219/jurnalsospol.v8i1.12779
Arasid, M. I., Wahyiah, I. R., & Laksana, A. (2023). Peran Media Sebagai Sarana Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik. 11(2), 173–184. https://doi.org/10.15548/turast.v11i2.6824
Azizah, U. N. (2024). Profil Singkat 3 Pakar Hukum Tata Negara Pemeran Dirty Vote. DetikJateng.
Basri, S., & Sari, E. (2019). Tari Remo (Ngremong): Sebuah Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Tentang Makna Denotasi Dan Konotasi Dalam Tari Remo (Ngremong). GETER?: Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 2(1), 55–69. https://doi.org/10.26740/geter.v2n1.p55-69
Bestari, N. P. (2024). Viral Dirty Vote, Menkominfo Nonton 2 Kali Blak-Blakan Komen Begini. CNBC Indonesia.
Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4 Terjemah). Pustaka Pelajar.
ICW, C. zine. (2024). Rangkuman Data Kecurangan Pemilu dalam Film Dirty Vote. INDONESIA CORRUPTION WATCH.
INDONESIA, B. N. (2024). Dirty Vote: Film “tentang kecurangan pilpres” tuai pro-kontra, bagaimana publik harus menyikapinya? BBC NEWS INDONESIA.
Kevinia, C., Putri syahara, P. sayahara, Aulia, S., & Astari, T. (2024). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No.7 Versi Indonesia. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 38–43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082
Ki, M. (2024). Fakta Penting Tentang Film Dirty Vote yang Menghebohkan Netizen Jelang Pemilu 2024. News.
Manalu, Y. E., & Warsana, D. (2021). Film Yowis Ben Sebagai Media Komunikasi Promosi Wisata Kota Malang. Cinematology: Journal Anthology of Film and Television Studies, 1(1), 49–57.
Mawangi, G. T. (2024). Bawaslu soal film Dirty Vote: Silakan kritik, kami bekerja sesuai UU. ANTARA KANTOR BERITA INDONESIA.
Mochtar, Z. A., Susanti, B., & Amsari, F. (2024). Dirty Vote (Full Movie). Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia.
Mudjiono, Y. (2011). Kajian Semiotika Dalam Film. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 125–138. https://doi.org/10.15642/jik.2011.1.1.125-138
Novan Andrianto, & Hasan Ismail. (2022). Peran Analisis Semiotik Dalam Film the Social Dilemma Dalam Teori “Cmc” Computer Mediated Communication. Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain Dan Media, 1(2), 43–58. https://doi.org/10.55606/jurrsendem.v1i2.547
Nugroho, B., & Samsuri. (2013). Pers Berkualitas, Masyarakat Cerdas. In Dewan Pers. DEWAN PERS.
Prima, D. A. M. (2022). Analisis Isi Film “The Platform.” Journal of Digital Communication and Design (JDCODE), 1(2), 127–136.
Ramadhani, D. S., Saragih, M. Y., & Deni, I. F. (2023). Analisis Pesan Motivasi dalam Film “Rentang Kisah” (Pendekatan Teori Abraham Maslow). Satukata:Jurnal Sains, Teknik Dan Kemasyarakatan, 1(3), 97–106.
Sadzali, A. (2022). Peranan Mahkamah Konstitusi dalam Mewujudkan Demokrasi Substantif pada Pemilu 2024 melalui Penegakan Hukum Progresif. As-Siyasi?: Journal of Constitutional Law, 2(2), 193–218. https://doi.org/10.24042/as-siyasi.v2i2.14948
Saptohutomo, A. P., & Meiliana, D. (2024). Sutradara Ungkap Alasan Rilis Film “Dirty Vote” di Awal Masa Tenang Pemilu. Kompas.Com.
Siregar, H. A. A. (2011). Kontribusi Teori Interpretasi Psikoanalisis dan hermeneutik Terhadap Proses Analisis/Pengkajian Film. Jurnal Sosioteknologi, 23, 1077–1092.
Smith, K., Sandra Moriarty, G. B., & Kenney, K. (2021). Handbook Of Visual Communication- Theory, Methods, and Media (Terjemah). Laurence Erlbaum Associates.
Sumarni, L. (2023). Pemilu 2024 dalam Agenda Media: Antara Simulakra, Hiperealitas, dan Kekuasaan Oligarki. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3, 4843–4864.
Trabut, J. (1996). Dasar-Dasar Semiotik?: Tejemah (Elemente der Semiotik). Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Wibowo, I. S. W. (2013). SEMIOTIKA KOMUNIKASI Aplikasi Praktis Bagi Penelitian dan Skripsi Komunikasi Edisi 2. In Penerbit Mitra Wacana Media. Mitra Wacana Media.
Widiyatmika, W., Sulistyo, E. T., & Nugroho, S. (2019). Nilai Pendidikan Karakter Pada Film Sang Kiai. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 73–79. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.639
Yulianti, T. E. (2024). Heboh Film Dirty Vote, Ini 7 Fakta di Baliknya! DetikJabar.