Juridical Analysis of the Criminal Act of Distributing Trihexyphenidyl (Case Study: Decision Number 24/Pid.Sus/2024/PN Smn and Decision Number 288/Pid.Sus/2024/PN Yyk)

Authors

  • Natasya Maharani Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Indonesia
  • Niken Wahyuning Retno Mumpuni Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/legal.v14i3.1408

Keywords:

Drug Distribution, Health Law, Trihexyphenidyl

Abstract

Trihexyphenidyl is a controlled drug prone to misuse, and its distribution without marketing authorization poses a serious threat to public health, particularly in the Special Region of Yogyakarta. This phenomenon frequently involves adolescents and presents significant challenges to law enforcement. This study aims to analyze the legal provisions, law enforcement practices, and sentencing disparities concerning offenders involved in the unauthorized distribution of Trihexyphenidyl, based on Decision Number 24/Pid.Sus/2024/PN Smn and Decision Number 288/Pid.Sus/2024/PN Yyk. The research employs a normative legal method through literature review and statutory analysis, complemented by an empirical approach involving interviews with law enforcement officials and the National Agency of Drug and Food Control (BPOM), as well as case studies of the two court decisions. The analysis is conducted qualitatively and descriptively. Both decisions affirm that unauthorized distribution constitutes a formal offense; however, sentencing disparities are evident, influenced by factors such as the offender’s role, the quantity of evidence, and mitigating circumstances. The primary challenges include proving mens rea, weak regulatory oversight, and the prevalence of online distribution. Law enforcement has recognized the unauthorized distribution of Trihexyphenidyl as a serious crime; nonetheless, consistency in sentencing and the strengthening of local regulations are required to close legal loopholes and enhance deterrence

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arief, B. N. (2017). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Prenadamedia Group.

Bentham, J. (2017). Kebijakan Legislatif dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Prenada Media.

Dion. (2022, November Senin). Mengenal Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu di DI D.I.Yogyakarta. Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Hadiyanto, I. P. (2022). Peredaran Obat Jenis Trihexypenidyl sebagai Sediaan Farmasi Tanpa Izin Edar yang Menimbulkan Tindak Pidana Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Mimbar Integritas: Jurnal Pengabdian, 150-167.

Hamzah, A. (2008). Pengantar Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Hamzah, A. (2020). Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamzah, A. (2020). Delik-Delik Khusus di Luar KUHP. Jakarta: Sinar Grafika.

Hamzah, A. (2020). Hukum Pidana Khusus. Jakarta: Sinar Grafika.

Hanim, L. (2019). Disparitas Pemidanaan dalam Praktik Peradilan Indonesia. Jurnal Yudisial, 1-20.

Indranila, R. (2023, November Kamis). Tren Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Trihexyphenidyl di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Kompas, T. (2016, Agustus). Tegakkan Sistem Pengawasan Farmasi.

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian Hukum (Cetakan ke-13). Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, S. (2010). Penemuan Hukum: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Liberty.

Muladi, & Arief, B. N. (2010). Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni.

Mulyadi, L. (2010). Hukum Pidana Khusus. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Mulyadi, L. (2015). Hukum Acara Pidana: Suatu Kajian Teoretis, Praktik dan Permasalahannya. Jakarta: Djambatan.

Rahardjo, S. (2016). Hukum dan Perubahan Sosial. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Saraswati, R. (2021). Aspek Hukum Penggunaan Obat Psikotropika dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat. Jurnal Hukum & Kesehatan, 45.

Siahaan, S. H., Batubara, S. A., Panggabean, N. Y., Sinulingga , A. E., & Gea, C. (2022). Tindak Pidana Peredaran Pemalsuan Obat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences, 252-257.

Soekanto, & Mamudji. (2021). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Soesilo, R. (1991). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Komentar-komentarnya. Jakarta: Politeia.

Suciati. (2020). Penyalahgunaan Trihexyphenidyl di Kalangan Remaja dan Konsekuensi Hukumnya. Jurnal Hukum & Kesehatan, 120-132.

Sumarni, S. (2022). Penyalahgunaan Obat Daftar G di Kalangan Remaja: Studi Kasus di Kota Palu. Jurnal Hukum dan Kesehatan Masyarakat, 134-145.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 197.

Widyaningsih, T. R. (2022). Peredaran Obat Tanpa Izin Edar dan Tantangan Penegakan Hukumnya di Indonesia. Jurnal Hukum dan Kesehatan, 45-46.

Downloads

Published

2025-08-25

How to Cite

Maharani, N., & Retno Mumpuni, N. W. (2025). Juridical Analysis of the Criminal Act of Distributing Trihexyphenidyl (Case Study: Decision Number 24/Pid.Sus/2024/PN Smn and Decision Number 288/Pid.Sus/2024/PN Yyk). LEGAL BRIEF, 14(3), 751–763. https://doi.org/10.35335/legal.v14i3.1408

Issue

Section

National and International Criminal Law