Main Article Content

Zetria Erma
Taufika Hidayati

Abstract

A gift is a free and irrevocable gift from one person to another person regarding movable goods through a Notarial deed or immovable goods under a deed from the Land Deed Official (PPAT) while the grantor is still alive. Gifts can only be made on existing objects, in contrast to inheritance which makes it possible to inherit existing assets, for example insurance coverage money. Even though the rules regarding gifts are clear, problems still often arise where heirs do not agree if the heir's assets are gifted to other people who are not related to the heir, including adopted children. Through descriptive analytical research, the article aims to find out the conditions regarding grants and the maximum share that grant recipients are entitled to get even if they are not heirs such as adopted children

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Erma, Z., & Hidayati, T. . (2023). Land Grant To Adopted Children, A Court Case Study. LEGAL BRIEF, 12(4), 375–381. https://doi.org/10.35335/legal.v12i4.866
References
Abdullah, M., AltinG, H., Anshar, & Alauddin, R. (2023). Aspek Hukum Pembatalan Hibah Tanah oleh Pengadilan Agama. Amanna Gappa, 31(1), 2549–9785.
Ade Ariyani B. Rayu, Farida Patittingi, S. S. N. (2020). Perlindungan Hukum Ahli Waris Lainnya Dalam Pembuatan Jual Beli Antara Orang Tua Dan Anak. 28(2), 64–76.
Adriansa, M. Z., Dewi, I. G. S., & Priyono, E. A. A. (2022). Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dibuat Dibawah Tangan. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 16(2), 130–148.
Aisyah, N. A. (2022). Keberadaan Hukum Adat Dalam Pembagian Warisan Pada Masyarakat Adat Batak Toba Sumatera Utara. 11(2022), 1–23.
Aliyatin Dwi, I. (2019). Kajian Yuridis Akibat Hukum Perjanjian Hibah Wasiat Yang Melebihi Legitiem Portie. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–19. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_
Amirullah, Lomba Sultan, S. (2019). Eksistensi Hibah diperhitungkan Sebagai Warisan Telaah Pasal 211 Kompilasi Hukum Islam. 44(12), 2–8.
Andrizal, A., & Daeng, M. Y. (2023). Penyelesaian Sengketa Kewarisan Anak Angkat Yang Memiliki Keterangan Indentitas Sebagai Anak Kandung. Jurnal Ilmu Hukum, 12(1), 63. https://doi.org/10.30652/jih.v12i1.8541
Ayudiatri, S., & Cahyono, A. B. (2022). Legalitas Hibah Oleh Warga Asing Atas Objek Tanah Di Indonesia?: Studi Kasus Putusan Pengadilan. SiGn Jurnal Hukum, 4(1), 31.
Edwin Marganda Tua Siahaan, A. P. N. (2022). Pembagian Harta Warisan Untuk Anak Perempuan Tunggal Dalam Adat Batak Toba. 11, 43–51.
Fitra Deni, D. F. (2023). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Tindak Pidana. Jurnal Hukum Kenotariatan, 5(1), 39–60.
Harahap, A. S., & Arafa, F. A. (2022). Korupsi , Hibah Dan Hadiah Dalam Perspektif Hukum Islam ( Studi Analisis Majelis Ulama Indonesia Medan ). 9(2), 1–13.
Hartono, W. (2022). Kepastian Hukum Jual Beli Tanah dengan Kepemilikan Berdasarkan Perjanjian Nominee. Jurnal Ilmu Hukum AMANNA GAPPA, 21(1), 74–83.
Jannah, A. R., Abdullah, Z., & Anggraeni, R. (2019). Pandangan Hukum Islam Tentang Hibah, Wasiat dan Hibah Wasiat Kajian Putusan Nomor 0214/PDT.G/2017/PA.PBR. Jurnal Legal Reasoning, 1(2), 81–105. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/asy-syariah/article/view/12755
Mustamam, M. (2020). Analisis Yuridis Tentang Pencabutan Hibah Orang Tua Kepada Anak Kandungnya Dalam Perspektif Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Putusan Nomor 1934/Pdt.G/2013/ PA.Mdn). Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi Dan Informasi Hukum Dan Masyarakat, 20(1), 36–44. https://doi.org/10.30743/jhk.v20i1.3258
Perdana Putra, H., Ochtorina Susanti, D., & Indra Tektona, R. (2022). Keabsahan Akta Hibah yang Dibuat oleh Ppat Bagi Anak Angkat Tanpa Persetujuan Salah Satu Ahli Waris. Jurnal Rechtens, 11(1), 35–52. https://doi.org/10.56013/rechtens.v11i1.1177
Putri, R. S., & Ruslie, A. S. (2023). Penarikan Kembali Harta Hibah sebagai Harta Waris Menurut KHI dan KUH Perdata. Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 3(2), 1394–1406.
Rusydi, I. (2017). Hibah Dan Hubungannya Dengan Kewarisan Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 4(2), 212. https://doi.org/10.25157/jigj.v4i2.324
Sabir, M., & Mutmainnah, I. (2020). Korupsi, Hibah dan Hadiah dalam Persfektif Hukum Islam (Klarifikasi dan Pencegahan Korupsi). Al Hurriyah?: Jurnal Hukum Islam, 5(2), 114. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v5i2.2690
Sri Murbowati. (2023). Penyelesaian Sengketa Waris Akibat Kelalaian Penerima Hibah (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Ri Nomor: 240 K/Ag/2020). Jurnal Akta Notaris, 1(2), 58–70. https://doi.org/10.56444/aktanotaris.v1i2.397
Sukiati, S. (2018). the Practice of Hibah As a Substitute Heir Among the Javanese Family. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 42(1), 59. https://doi.org/10.30821/miqot.v42i1.552
Suyitno, et al. (2019). Kajian yuridis hibah hak atas tanah. Jurnal Reformasi Hukum?: Cogito Ergo Sum, 2, 48–51.
Yustiana, Y. (2020). Eksekusi Hak Tanggungan terhadap Kredit Macet Bank. Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum, 23(1), 77–97. https://doi.org/10.56087/aijih.v23i1.38